6 Contoh Teks Wawancara Singkat Tentang Kesehatan, Lingkungan, Kenakalan Remaja, Pedagang, Narkoba dan Pendidikan Terbaru 2020

bertajuk.com - Hallo Kawan Tajuk. Kali ini bertajuk.com akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa Indonesia tentang contoh teks wawancara singkat khusus untuk Kawan Tajuk yang masih pelajar nih.

Sebelumnya TajukMin bakalan sedikit ngebahas dulu seperti apa pengertian wawancara itu?  Wawancara adalah kegiatan tanya jawab antara dua pihak yaitu pewawancara dan narasumber untuk memperoleh data, keterangan atau pendapat tentang suatu hal.

 wawancara adalah | wawancara | wawancara bahasa sunda | wawancara nyaeta | wawancara kerja | wawancara bahasa inggris | wawancara tentang covid 19 | wawancara sunda | wawancara terstruktur | wawancara tentang lingkungan | teks wawancara | teks wawancara bahasa sunda | teks wawancara singkat | teks wawancara bahasa inggris | teks wawancara kerja | teks wawancara dengan pedagang lengkap | teks wawancara tentang pendidikan | teks wawancara tentang lingkunga | teks wawancara nyaeta | teks wawancara biografi
Ilustrasi Wawancara/Sumber: AT312
  • Pewawancara adalah orang yang mengajukan pertanyaan.
  • Narasumber adalah orang yang memberikan jawaban atau pendapat atas pertanyaan pewawancara. Narasumber juga biasa disebut dengan informan.
  • Orang yang bisa dijadikan sebagai narasumber adalah orang yang ahli di bidang yang berkaitan dengan imformasi yang kita cari.


Menurut Para Ahli

  • Charles Stewart dan W.B. Cash

Wawancara adalah proses komunikasi dipasangkan dengan tujuan serius dan telah ditentukan dirancang untuk bertukar perilaku dan melibatkan tanya jawab.

  • Robert Kahn dan Channel

Wawancara adalah pola khusus dari interaksi dimulai secara lisan untuk tujuan tertentu, dan difokuskan pada daerah konten yang spesifik, dengan proses eliminasi dari bahan-bahan yang tidak ada hubungannya secara berkelanjutan.

  • Koentjaraningrat

Wawancara adalah cara yang digunakan untuk tugas tertentu, mencoba untuk mendapatkan informasi dan secara lisan pembentukan responden, untuk berkomunikasi tatap muka.

  • Lexy   J   Moleong

Menjelaskan bahwa wawancara dengan tujuan percakapan tertentu. Dalam metode ini peneliti dan responden berhadapanlangsung (tatap muka) untuk mendapatkan informasi secara lisan dengan mendapatkandata tujuan yang dapat menjelaskan masalah penelitian.

  • Sutrisno Hadi

Wawancara adalah proses pembekalan verbal, di mana dua orang atau lebih untuk menangani secara fisik, orang dapat melihat mukayang orang lain dan mendengarkan suara telinganya sendiri, ternyata informasi langsung alatpemgumpulan pada beberapa jenis data sosial, baik yang tersembunyi (laten) atau manifest.

Setelah menngetahui beberapa pengertian wawancara,

Berikut contoh teks wawancara singkat tentang Kesehatan, Lingkungan, Kenakalan Remaja, Pedagang, Narkoba dan Pendidikan.

  • Contoh teks wawancara singkat tentang kesehatan

Berikut ini adalah contoh wawancara dengan seorang dokter tentang kesehatan mengkonsumsi banyak air putih.
Pewawancara : Selamat siang, Dok!


Dokter  : Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?



Pewawancara : Iya, begini Dok, saya ingin menanyakan beberapa hal tentang apa fungsi atau manfaat air minum untuk kesehatan tubuh kita?



Dokter : Baik, tubuh memang memerlukan banyak cairan untuk membantu peredaran darah dalam tubuh. Salah satu cair yang baik adalah air mineral. Banyak manfaat yang dimiliki oleh air mineral dalam tubuh kita, seperti penghilang dehidrasi dan haus, meningkatkan energy, mengontrol kalori dan menurunkan berat badan, membuat kulit halus dan cerah, menjaga fungsi ginjal, dan mencegah penuaan dini. Sebenarnya, masih banyak lagi manfaat yang kita dapat dengan mengkonsumsi air minum secara rutin.



Pewawancara : Lalu bagaimana kalau tubuh kita kekurangan cairan atau air putih?



Dokter : Karena air putih mengandung banyak manfaat bagi tubuh, maka ketika kekurangan air

minum, maka akan terjadi beberapa dampak bagi tubuh. Dampak yang terjadi seperti, kulit kusam, teranggunya fungsi ginjal, kurangnya konsentrasi yang juga akan berakibat mudah mengantuk, berhalusinasi, tenggorokan kering, dan lain sebagaianya.
Pewawancara : Berapa takaran air mineran yang dibutuhkan oleh tubuh kita?


Dokter : Menurut International Marathon Medical Directors Association (IMMDA) menyarankan

kalau kita hanya minum pada saat merasa haus dan dahaga. Mengkonsumsi air minum secara cukup tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Disarankan untuk mengkonsumsi 0,03 liter per kg berat badan kita. Jika kita sering mendengar kalau kita harus minum 2 liter air dalam sehari itu bukan berarti hanya air minum saja, tetapi semua cairan seperti susu, sayur yang mengandung kuah dan buah-buahan.


Pewawancara : Adakah waktu yang baik untuk minum air mineral?



Dokter : Selain hanya saat kita merasa haus dan dahaga, ada beberapa waktu yang tepat untuk mengkonsumsi air minum, yaitu setelah bangun tidur, sebelum dan sesudah makan, dan sebelum tidur.



Pewawancara : Apa saran dokter untuk masyarakat tentang kesehatan tubuh dan kaitannya dengan air mineral?



Dokter : Minumlah air secara cukup dan saat yang tepat. Karena kelebihan dan kekurangan asupan air pun akan berdampak bagi kesehatan tubuh.

Pewawancara : Baiklah dok, penjelasannya begitu jelas dan saya yakin akan bermanfaat bagi siapa aja yang mendengarkan dan khususnya bermanfaat buat saya. Terima kasih telah memberikan waktunya untuk melakukan wawancara ini.


Dokter : Iya, sama-sama. Semoga penjelasan tadi dapat membantu siapa saja untuk terus hidup sehat.

Pewawancara : Sekali lagi terima kasih dan selamat siang Dok!.


Dokter : Selamat siang.



  • Contoh teks wawancara singkat tentang ligkungan

Berikut ini adalah contoh teks wawancara tentang kebersihan di lingkungan sekolah.

Pewawancara : " Selamat siang. "

Narasumber : " Siang. "

Pewawancara : " Maaf menggangu waktunya sebentar? "

Narasumber : “ Oh, iya .. ada apa? “

Pewawancara : “ Bolehkah saya mewawancarai anda mengenai kebersihan lingkungan di sekolah. “

Narasumber    : “ Oh, iya boleh silahkan ! “

Pewawancara : “ Terima kasih, baiklah tanpa panjang lebar lagi saya langsung saja dengan pertanyaan pertama. Bagaimana pendapat anda tentang kebersihan lingkungan disekolah? ”

Narasumber    : “ Lingkungannya sudah bersih tetapi kelasnya masih ada yang kotor. ”

Pewawancara : “ Menurut anda, seberapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan? Dan berikan alasannya! ”

Narasumber    : “ Penting sekali, karena kebersihan dapat mempengaruhi kesehatan. “

Pewawancara : “ Setelah anda mengetahui pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, program apa yang akan anda lakukan? “

Narasumber    : “ Jum’at bersih, Sabtu indah, Minggu sehat. “

Pewawancara : “ Siapa saja yang berperan dalam kebersihan lingkungan? “

Narasumber    : “ Semua warga sekolah. “

Pewawancara : “ Bagaimana cara menyadarkan semua warga sekolah akan pentingannya kebersihan sekolah? “

Narasumber    : “ Dengan mengadakan berbagai kegiatan kebersihan. “

Pewawancara : “ Menurut anda, seberapa penting kebersihan lingkungan disekolah bagi kelangsungan kegiatan belajar mengajar? “

Narasumber    : “ Sangat penting, karena kebersihan lingkungan memberikan kenyamanan saat proses belajar mengajar. “

Pewawancara : “ Bagaimana tanggapan anda mengenai kesadaran para siswa akan kebersihan lingkungan? “

Narasumber    : “ Para siswa belum semuanya menyadari akan pentingannya kebersihan disekolah.”



Pewawancara : “ Apakah kebersihan lingkungan mempengaruhi proses belajar mengajar? “

Narasumber    : “ Sangat berpengaruh. “

Pewawancara : “ Apa alasan mereka tidak memperhatikan kebersihan lingkungan? “

Narasumber    : “ Mungkin mereka tidak peduli dengan kebersihan dan malas untuk membersihkannya. “

Pewawancara : “ Bagaimana menurut anda tentang kebersihan? “

Narasumber    : “ Kebersihan itu lingkungan yang tidak kotor dan meciptakan kesehatan pada diri kita. “

Pewawancara :  “ Apa yang menjadi harapan anda kedepan tentang kebersihan lingkungan di sekolah ini? “

Narasumber    : “ Saya berharap semoga semua warga sekolah sadar akan pentingannya kebesihan lingkungan di sekolah. Karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk, dan sehat. “

Pewawancara : “ Terima kasih atas waktunya. “

Narasumber    : “ Iya, sama-sama. “

  • Contoh teks wawancara singkat tentang kenakalan remaja

Berikut adalah contoh teks wawancara singkat tentang kenakalan remaja di sekolah.

Pewawancara: Selamat pagi pak, boleh saya minta waktunya sebentar?

Narasumber: Oh..iya selamat pagi, ada apa?

Pewawancara: Begini pak, kami sedang melakukan penelitian tentang kenakalan di sekolah. boleh saya mewawancarai bapak sebagai narasumber kami?

Narasumber: Oh...iya boleh, silahkan.

Pewawancara: Em.... menurut bapak apakah kenakalan remaja di sekolah-sekolah khususnya sekolah kita ini telah memprihatinkan karena akhir-akhir ini banyak kasus siswa membolos?

Narasumber: Em... iya kenakalan remaja khususnya di lingkungan sekolah memang sepertinya menjadi masalah banyak sekolah seperti sekolah kita. Meski begitu di sekolah kita saya rasa belum sampai ke kategori parah.

Pewawancara: Lantas, kalau seperti kasus-kasus tersebut belum dikatakan parah menurut bapak parahnya bagaimana?

Narasumber: Kalau masalah membolos hal itu bisa dikatakan masih wajar sebab di usia sekolah seperti kalian ini emosi siswa masih bergejolak dan banyak ikut-ikutan kawan.

Pewawancara: Selain membolos kenakalan apa lagi yang biasa remaja sekolah lakukan biasanya pak, apakah ada kenakalan lain?

Narasumber: Ya, ada yang lain seperti kebiasaan mencontek, berangkat terlambat, tidak mengerjakan tugas, merokok di lingkungan sekolah untuk pria misalnya dan masih banyak lainnya.

Pewawancara: Melihat banyaknya hal buruk yang biasa dilakukan tersebut menurut bapak apa yang seharusnya siswa lakukan agar terhindar dari kenakalan-kenakalan tersebut.

Narasumber: Semua hal tersebut jika dilakukan tentunya akan merugikan siswa itu sendiri jadi alangkah baiknya jika setiap siswa dapat memupuk keyakinan bahwa melakukan kenakalan-kenakalan tersebut hanya akan mendatangkan masalah dan kerugian bagi diri sendiri baik sekarang maupun nantinya.
Bisa kamu bayangkan, alangkah ruginya bagi mereka yang membolos sehingga tidak ikut belajar padahal orang tua mereka di rumah banting tulang agar anaknya dapat belajar di sekolah. Sudah bayar mahal terus membolos, bodoh bukan?

Pewawancara: Iya..saya sependapat dengan bapak. Selain itu, apakah pihak sekolah memiliki strategi-strategi khusus untuk mencegah hal-hal tersebut pak?

Narasumber: Sebagai instansi yang bertanggungjawab terhadap anak didik tentu saja sekolah memiliki beberapa solusi untuk mencegah kenakalan-kenakalan tersebut. Sebagai contoh anak yang terlambat dikenakan hukuman agar menimbulkan efek jera kepada mereka.

Pewawancara: Lalu selain menghukum apakah ada langkah lain untuk mencegah kenakalan tersebut?

Narasumber: Ya tentu...pada tahap selanjutnya siswa akan dibimbing untuk meningkatkan kesadarannya akan keburukan dan kerugian yang ditimbulkan dari prilaku buruk tersebut dengan demikian siswa akan memahami mengapa mereka dilarang membolos dan berprilaku buruk di sekolah.

Pewawancara: Bagaimana dengan murid-murid yang katakanlah bandel atau sangat bandel yang tidak juga jera dan sadar akan kesalahannya tersebut?

Narasumber: Jika memang tidak berubah, pihak sekolah tentunya akan berkomunikasi lebih lanjut dengan orang tua siswa agar orang tuanya juga ikut berperan dalam mendidik dan menasehati anaknya. Kalau memang sudah terlalu dalam artian melanggar hukum tentunya akan diserahkan pada pihak terkait.

Pewawancara: Melanggar hukum yang seperti apa yang bapak maksud, apakah ada siswa yang sampai se nekat itu?

Narasumber: Ya sebagai contoh kasus mencuri yaitu mencuri uang temannya misalnya, jika tidak ada solusi dan tidak mau berubah tentunya akan diserahkan ke polisi.

Pewawancara: Apakah di sekolah kita ada yang seperti itu pak?

Narasumber: Alhamdulillah belum ada yang separah itu, kenakalan siswa remaja di sekolah kita hanya sebatas membolos dan tidak mengerjakan tugas saja. Dan semoga mereka lebih dapat meningkatkan sifat-sifat terpuji ketimbang perbuatan tercela.

Pewawancara: Alhamdulillah kalau begitu... Baiklah pak, saya rasa cukup banyak yang sudah saya dapatkan dari penjelasan bapak. Saya sangat berterimakasih atas informasi dan kesediaan bapak berbincang dengan saya.

Narasumber: Iya sama-sama...

Pewawancara: Baiklah pak, kalau begitu saya permisi dulu, terimakasih atas waktunya, selamat pagi..

Narasumber: Iya selamat pagi...

  • Contoh teks wawancara singkat tentang pedagang

Berikut adalah contoh teks wawancara singkat dengan pedagang cakwe.

Pewawancara: Permisi bang , maaf mengganggu ,boleh minta waktunya sebentar ?

Penjual: Iya boleh neng , Ada yang bisa saya bantu ?

Pewawancara : Begini bang kami mendapat tugas dari guru kewirausahaan kami untuk mewawancarai pedagang sebagai narasumber . Apa abang bersedia untuk di wawancarai ?

Penjual: Silahkan saja neng.

Pewawancara: Kapan abang memulai usaha menjual cakwei ?

Penjual: Tahun 2005 neng

Pewawancara: Pada saat awal abang berjualan , Abang keliling atau menetap dirumah (membuka usaha dirumah).

Penjual: Pertama dagang abang langsung keliling ,biasanya abang langsung kesekolah-sekolah.

Pewawancara: Kenapa abang memilih berjualan cakwei , apa alasannya ?

Penjual: Alasannya abang berjualan cakwei karena memang kemampuan yang dimiliki hanya sebatas itu.

Pewawancara: Berapa modal awal yang abang keluarkan untuk berjualan ?

Penjual: Waktu itu modalnya hanya Rp.40.000, untuk membuat bahan 3kg adonan cakwei.

Pewawancara: Apa saja bahan-bahan untuk membuat cakwei ?

Penjual: Bahannya terigu ,garam,soda kue,bawang putih secukupnya ,dan saus siap pakai yang dimasak terlebih dahulu.

Pewawancara: Dalam sehari abang berjualan dari jam berapa sampai jam berapa ?

Penjual: Dari jam 09.00-17.00 atau 18.00.

Pewawancara: dari pertama dagang abang sudah pakai gerobak atau dipikul baru menggunakan gerobak ?

Penjua: Dulu pertama dipikul ,hampir satu tahun saya menggunakan pikulan, karena saya tidak kuat jika terus dipikul akhirnya saya memilih untuk menggunakan gerobak.

Pewawancara: Setelah abang pakai gerobak ,dagangan abang bertambah (bervariasi) atau tidak ?

Penjual: Ya neng abang tambah dengan cimol dan otak-otak.

Pewawancara: Nah setelah abang tambah dagangannya ,berapa modal yang abang keluarkan setiapharinya ?

Penjual: Ya sekitar Rp.130.000 neng.

Pewawancara: Dengan modal Rp.130.000 ,masing-masing bahan bisa abang buat berapa kilogram ?

Penjual: Cakwe 3kg , cimol 2kg, otak-otak 10 bungkus,minyak goring 1 ½ kg

Pewawancara: Berapa penghasilan rata-rata abang setiap harinya ?

Penjual: Penghasilan sehari Rp.200.000 dengan keuntungan bersih Rp.70.000.

Pewawancara: Apabila adonan tidak habis terjual ,maka dibuang atau abang olah lagi ?

Penjual: Kalau sekiranya masih bagus di simpan di kulkas , tetapi jika adonan sudah melembung di buang.

Pewawancara: Nah untuk minyak goreng ,dalam penggunaannya abang pakai berapa kali ?

Penjual: Saya pakai selama 3kali , setelah itu saya ganti dengan yang baru.

Pewawancara: Usaha abang ini ,abang jalankan sendiri atau memang abang buka usaha juga di rumah?

Penjual: Tidak neng, abang jalankan sendiri .

Pewawancara: Oh gitu yya bang ,saya kira kami sudah cukup banyak mengetahui tentang usaha cakwei ini ,kami mengucapkan terima kasih atas waktu yang abang luangkan , semoga usaha yang abng jalankan bisa maju .

Penjual: Amiin ,sama sama neng .

  • Contoh teks wawancara singkat tentang narkoba

Berikut contoh teks wawancara singkat tentang narkoba.

Pewawancara            : “Apa sajakah macam-macam Narkoba yang banyak beredar di Indonesia?”

Narasumber              : “Seperti yang dapat kita lihat di media massa pada umumnya, Narkoba yang banyak beredar adalah semacam ekstasi, ganja, heroin, dan lainnya.”

Pewawancara            : “Mengapa Narkoba tersebut dapat beredar bebas di Indonesia?”

Narasumber              : “Hal ini disebabkan karena sistem hukum Indonesia kurang tegas bagi para pengedarnya maupun penggunanya. Tidak seperti di Korea dan China yang mana pengguna serta pengedar diberikan sanksi dan hukuman yang tegas, seperti hukuman mati.”

Pewawancara            : ”Apakah penyebab dari penggunaan dan pengedaran Narkoba tersebut?”

Narasumber              : “Penggunaan Narkoba itu sendiri disebabkan oleh dua faktor. Pertama, faktor dari dalam, karena dorongan ingin tahu, mencari arti hidup, kepenatan, dan lain-lain. Kedua faktor dari luar, yaitu karena brokenhome, dorongan dari teman, dan lain-lain.”

Pewawancara               : ”Bagaimana akibat dari penggunaan Narkoba tersebut?”

Narasumber                 : ”Seperti yang kita ketahui bahwa narkoba akan berpengaruh negatif kepada penggunanya. Seperti gangguan bologis, psikologis dan sosial.

Pewawancara                  : ”Mengapa Narkoba seperti ganja banyak ditanam di Aceh, sedangkan ganja atau narkoba lainnya dapat berpengaruh buruk bagi penggunanya?”

Narasumber                    : ”Karena tanaman seperti itu hanya tumbuh di daerah tropis, seperti Indonesia yang biasa disebut sebagai penghasil narkoba. Seperti di Aceh, ganja tersebut tidak hanya untuk dikonsumsi sebagai penenang atau lainnya tetapi juga dapat dicampurkan kedalam masakan.”

Pewawancara                  : ”Siapakah yang bertanggungjawab terhadap kasus penanaman ganja seperti ini?”

Narasumber                    : “Jika penanaman tersebut secara ilegal, maka yang akan bertanggungjawab adalah penanamnya itu sendiri. Sedangkan penanaman secara legal dipertanggungjawabkan oleh pemerintah selama penanaman tersebut tidak disalahgunakan.”

Pewawancara                  : “Bagaimana upaya pemerintah terhadap kasus ini?”

Narasumber                    : “Pemerintah seharusnya lebih mempertegas hukum yang berlaku sehingga penanaman secara ilegal, dan penyalahgunaan narkoba ini tidak akan terjadi lagi di Indonesia dan memakan korban.”

Pewawancara                  : “Bagaiman upaya sekolah dalam rangka pencegahan siswa-siswi dari narkoba?”

Narasumber                    : “Sekolah harus melakukan sosialisasi pencegahan narkoba/narkotika, selain itu sekolah juga harus bekerjasama dengan orangtua siswa, sehingga penyalahgunaan narkoba ini tidak akan terjadi.”

Pewawancara                  : “Sedangkan bagi seseorang yang telah memakai narkoba, bagaimana upaya pemulihan yang akan dilakukan?”

Narasumber                    : “Pemulihan ini dapat dilakukan dengan dimasukkannya pelaku ke tempat rehabilitasi, atau pondok pesantren, dan pendekatan kesehatan. Sehingga pemulihan dengan spiritual (keagamaan) dan pendekatan kesehatan, serta dukungan dari orangtua/keluarga akan mendukung percepatan pemulihan.”

Pewawancara                  : ”Berapa lama atau sampai kapan pemulihan tersebut berakhir?”

Narasumber                    : ”Tergantung kepada pelakunya sendiri, jika didalam diri pelaku mempunyai keinginan untuk cepat sembuh, maka pemulihan pun akan berlangsung singkat, dan sebaliknya.”

  • Contoh teks wawancara singkat tentang pendidikan

Berikut contoh teks wawancara singkat tentang pentingnya menuntut ilmu.

Pewawancara : Selamat pagi Professor Widodo, apakah saya boleh meminta waktunya sebentar untuk mewawancarai Bapak ?

Narasumber : Selamat pagi, Adik dari mana ya ?

Pewawancara : Saya dari majalah pendidikan Pintu Ilmu, ingin mewawancarai Bapak mengenai pentingnya menuntut ilmu.

Narasumber : Oh, kalau begitu mari langsung saja dimulai wawancaranya!

Pewawancara : Kalau boleh, bisakah bapak menceritakan profil singkat pendidikan Bapak ?

Narasumber : Saya pernah bersekolah di SDN 1 Tanjung Gading, kemudian saya melanjutkan SMPN 1 dan SMA 1 Suka Maju. Setelah itu saya kuliah di Universitas Terang Benderang dan mengambil jurusan Ilmu Filsafat. Saya mendapatkan gelar professor saya di Universitas Indonesia.

Pewawancara : Sudah berapa lima Bapak menyandang gelar professor ini ?

Narasumber : Saya mendapatkan gelar professor saya dalam bidang filsafat ketika saya berumur 45 tahun, jadi kira – kira sudah 4 tahun.

Pewawancara : Apasih yang memotivasi Bapak untuk terus belajar di hari tua Bapak ?

Narasumber : Bagi saya ilmu adalah nafas, jadi jika saya tidak belajar atau berhenti belajar saya akan mati. Hal ini dikarenakan ilmu sangatlah penting untuk dipelajari tidak peduli berapapun umur kita karena ilmu selalu berkembang dan jika kita berhenti belajar maka kita akan tertinggal.

Pewawancara : Jadi meskipun sudah menjadi professor pun Bapak masih belajar.

Narasumber : Tentu, hingga saat ini pun saya masih mempelajari ilmu – ilmu yang telah saya dapatkan dan ilmu – ilmu baru dengan cara belajar sendiri maupun mengajar mahasiswa. Mengajar juga bisa dijadikan sarana untuk mengajar karena mengajar bukan hanya mentransfer ilmu saja, melainkan beridiskusi dengan para mahasiswa mengenai berbagai macam hal.

Pewawancara : Menurut Bapak mengapa sih menuntut ilmu itu penting ?

Narasumber : Ilmu adalah suatu hal yang bisa menaikan derajat kita di mata Tuhan dan manusia. Dengan ilmu kita bisa memperbaiki diri kita sendiri dan masayarakat sekitar kita. Tanpa ilmu, kita akan kembali ke jaman primitive dan kita tidak bisa memberikan manfaat kepada orang lain karena sebaik – baiknya orang adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Pewawancara : Menurut Bapak sejak kapan kita mulai menutut ilmu dan sampai kapan ?
Narasumber : Nabi Muhammad SAW bersabda tuntulah ilmu dari buaian hingga liang lahat. Beliau memerintahkan kita untuk terus menuntut ilmu sepanjang hidup kita di mulai dari kecil hingga kita mati. Waktu yang paling pas untuk belajar adalah ketika kita berumur 4 hingga 6 tahun karena masa – masa itu disebut dengan golden age dimana otak akan bekerja dengan sangat optimal.

Pewawancara : Menurut Bapak bagaimana dengan dunia pendidikan kita saat ini ?

Narasumber : Pendidikan kita saat ini masih tertinggal dengan Negara – Negara maju, seperti Amerika, Inggris, dan lain – lain. Hal ini dikarenakan pemrintahnya yang belum berkomitmen untuk memajukan pendidikan di negeri ini dan juga kurangnya dan tidak meratanya pendidikan di negeri ini.

Pewawancara : Lantas apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan kita ?

Narasumber : Pemerintah harus menyatukan tujuan mereka mau di bawa kemana dunia pendidikan ini, dengan cara memberikan kurikulum yang benar – benar baik yang tidak terus menerus mengalami pergantian. Dan juga pemerintah harus memperbaiki fasilitas dan meratakan pendidikan di negeri ini, jangan hanya berkonsentrasi di perkotaan saja, tetapi di seluruh wilayah Indonesia.

Pewawancara : Saya kira cukup sampai di sini Prof, Terimakasih atas waktunya.

Narasumber : Terimakasih kembali.

Sekian 6 contoh teks wawancara singkat terbaru 2018 tentang kesehatan, lingkungan, kenakalan remaja, pedagang, narkoba dan pendidikan. Semoga bermanfaat! :D

Related Search:

wawancara adalah | wawancara | wawancara bahasa sunda | wawancara nyaeta | wawancara kerja | wawancara bahasa inggris | wawancara tentang covid 19 | wawancara sunda | wawancara terstruktur | wawancara tentang lingkungan | teks wawancara | teks wawancara bahasa sunda | teks wawancara singkat | teks wawancara bahasa inggris | teks wawancara kerja | teks wawancara dengan pedagang lengkap | teks wawancara tentang pendidikan | teks wawancara tentang lingkunga | teks wawancara nyaeta | teks wawancara biografi

Previous
Next Post »